Kopdar KBM Jakarta Timur Bersama Isa Alamsyah, Bukan kopdar Biasa!


Assalammualaikum, Sahabat!

Sudah lama nih, saya nggak curhat. Berhubung sibuk menyelesaikan Cerbung Jakarta in Love. (alasan) Akhirnya rampung juga dari part satu hingga tiga belas. Doakannya semoga ini menjadi cikal bakal novel solo saya yang pertama. Tentunya akan di edit dan direvisi ulang. Sebab banyak ide cerita yang belum saya tuangkan ke dalam. Ternyata, membuat cerbung saja rasanya udah babak belur, gimana bikin novel ya, Masya Allah.

Tapi pembuatan cerbung ini, banyak merubah pola pikir saya, terutama penghargaan terhadap sebuah karya. Jadi jangan pernah copy paste dan mengklaim sebuah karya jika itu bukan milikmu. Karena setiap karya pasti ada usaha dan perjuangan di sana. Dipenghujung menyelesaikan cerbung ini, Saya dan teman teman KBM (komunitas bisa menulis) Jakarta Timur, mengadakan kopdar dirumah saya yang dihadiri oleh Ayah Isa Alamsyah.

Kopdar Pertama Pembentukan Panitia

kopdar pertama

Saat bergabung dengan duta KBM Jaktim, besar harapan saya bisa belajar menulis terutama fiksi lebih dalam lagi. Namun waktu itu grup masih adem ayem. Anggota pada jaim, bagaimana tidak? walau kami tinggal di kota yang sama tapi belum saling mengenal, bahkan di medsos pun kami tidak saling kenal. Akhirnya mbak Ida memberi usulan untuk kopdar. Maka list peserta yang bersedia ikutpun dibuat. sayangnya hanya empat orang yang bisa hadir.

Walau hanya berempat, kopdar tetap dilanjutkan. Maka kami sepakat bertemu di foodcourt Tamini square. Dari ke empat anggota yang hadir ini dibentuklah panitia maka yang terpilih sebagai ketua adalah bu Ida, Bu Nani sebagai sekertaris, saya sebagai bendahara, dan mbak silmi sebagai humas. Tanpa buang waktu kami segera menyusun agenda rencana kopdar bersama Ayah Isa Alamsyah.

Menentukan Tempat  

Awalnya kopdar ingin diadakan di sekolah tempat Bu Ida mengajar, namun menurut mbak Silmi, akan lebih baik jika kopdar diadakan di rumah. Selain lebih bebas, santai dan juga nyaman tentunya. Tapi karena tidak ada anggota kopdar yang mengajukan rumahnya, maka saya pun memberanikan diri mengusulkan rumah saya sebagai lokasi kopdar.

Selama pertemuan dua jam itu, rasanya begitu maksimal. Konsep kopdar bersama Ayah Isa Alamsyah sudah fix. tinggal menunggu konfirmasi Ayah Isa sebagai nara sumber. Lalu kerangka hasil rapat segera di share ke grup duta KBM Jaktim oleh mbak Nani.

Baca juga workshop-bersama-asma-nadia-di-pesona - square

Persiapan Menyambut Tamu Istimewa


Sepulang dari kopdar di tamini, saya kena types. Sebenarnya sih sebelum berangkat badan udah meriang, tapi karna emak pengen kopdar, jadi kuat kuatin, deh. Nggak berani bilang ke suami kalo sayatuh lagi gak enak badan. Duh, bisa nggak diizinin ke luar rumah. hihi...

Setelah kopdar selesai barulah saya ngeluh, kalo badan saya meriang. Sebab hampir dua minggu badan diporsir terus ngurusin si kakak yang kena DBD. Besok paginya, suami mengantar saya periksa darah. Hasilnya positif Types. Duh, bingung rasanya, tapi Alhamdulillah suami suport. Walau tidak bisa benar benar istirahat di tempat tidur, namun antar jemput anak sekolah di handel suami. Sedangkan masak diambil alih Si Uwak, yang sebenarnya cuma nyetrika dan bebenah rumah aja. Jadi tugas saya tinggal nyuapin Baim doang.

Tapi saya sangat bersyukur, ternyata anak anak yang selama ini manjanya nggak ketulungan, bisa ngerti kalo uminya sedang sakit. Mereka lebih mandiri. Alhamdulillah, setelah hari kelima kondisi saya sudah pulih. Mulai lah saya mempersiapkan rumah untuk menyambut tamu tamu istimewa.

Kebetulan juga sudah mendekati lebaran, jadi sekalian bedakin rumah. Haha...
Rencananya Ayah Isa akan mengadakan Live di FB saat kopdar nanti. Kan gak bagus background nya kalo dinding gak dibedakin dulu, paling nggak yang bawah bawah. Bedaknya dah pada luntur, maklumlah bocah bocah suka meper tangan ke tembok.
Dua pasukannku turut berpartisipasi, walau Abi nya jadi ribet, tapi demi menjawab rasa penasaran mereka maka di izinkan melukis istilah dua bocah, haha...

Lalu bersih bersih dapur yang udah sebulan nggak disentuh kerena berjibaku melawan kuman yang agak bandel. Itu aja sih persiapan saya. Eh iya sama menambah koleksi tanaman yang udah pada mati karena gak keurus. Sedih akutuh, ini bukan karena si kuman bandel itu, tapi sejak belajar bisnis online waktu habis buat mantegin gawe. Duh, jangan ditiru ya, Mak. Tapi sekarang saya tobat! Setelah dipertimbangkan saya memilih menarik diri dari bisnis online. Saat ini saya ingin merintis usaha offline aja bersama suami. Nantilah kapan kapan saya curhat masalah ini ya. Tuh kan lari kemana mana deh ceritanya.

Diskusi bersama Ayah Isa Alamsyah

Kehebohan peserta saat menunggu Ayah Isa

Hari yang dinantipun tiba. Sesuai rencana semula pada tanggal 13 April 2019 pukul sembilan pagi, peserta sudah ngumpul. Masing masing membawa makanan. Peserta yang hadir sekitar dua puluh orang. jadi kebayang ya, makanan dirumah saya kayak apa? Kalau kata pak Isa, banyakan makanannya daripada orangnya, haha...

sekitar pukul sembilan lebih lima belas menit, Ayah Isa pun datang. Awalnya saya bingung soalnya Ayah Isa datang dengan koper besar. Ternyata isinya buku semua.
sesi perkenalan

Acarapun dimulai dengan pembukaan oleh moderator, lalu sambutan dari ketua dan tuan rumah yang dilanjutkan dengan perkenalan tiap peserta. Ada yang membuat kami semua tertawa saat Ayah Isa protes. Sebab setiap peserta yang tidak bekerja, maka dia bilang "pekerjaan cuma ibu rumah tangga" dan ini berulang hingga beberapa orang. Ayah Isa protes dengan penyematan kata "Cuma" pada ibu rumah tangga. Menurutnya, Ibu rumah tangga itu pekerjaan yang sangat berat, tidak semua orang mampu menjadi ibu rumah tangga full time.

Maka saat itupun saya semakin bangga karena berani menjadi ibu rumah tangga full time. Kalau dipikir pikir, menurut saya memang lebih capek jadi mom full time ketimbang part time. walaupun tentu pekerjaan kantor sangat melelahkan. eh, tuhkan kemana mana lagi ngomongnya. kita lanjut topik tadi ya.
 Setelah  selesai perkenalan Ayah Isa pun mulai memberi pemaparan tentang beberapa garis besar yang harus diperhatikan untuk menerbitkan buku, diantaranya;

 baca juga :jakarta-in-love-part-13-terakhir
  • Pilih judul yang menarik
Judul sangat berpengauh besar menentukan seseorang membeli buku. Penulis tidak perlu menghiraukan kaedah penulisan saat membuat judul. Misalnya dalam penulisan Angka. Tidak mengapa jika angka di tulis dengan Angka dan berada diawal kalimat. Begitupun penulisan judul dengan huruf besar semua, itu sah sah saja, karena hal tersebut bagian dari seni. Lalu gunakan penggunaan kata yang tidak lazim untuk menarik perhatian pembaca.

Contohnya pada judul buku beliau yang saat ini di pakai untuk panduan penulis pemula. yakni " 101 Dosa Penulis Pemula" bisa aja kan di tulis 101 kesalahan penulis pemula, namun jadi kurang menarik. Ada lagi judul buku " Yakin di pojokan terus?" "Surga yang tak dirindu" dan masih banyk lagi judul yang memang sangat menarik, yang bikin penasaran.

  • Pilihan Desain Cover
Desan cover tidak kalah penting dengan judul. Banyak orang tertarik pada sebuah buku hanya dengan melihat covernya. Karena itu jangan asal asalna membuat desai sebuah buku. jika tidak bisa membuat cover yang menarik tidak ada salahnya menggunakan jasa orang lain untuk membuat cover. Cover bukupun harus bisa mewakili isi buku.

  • Menuliskan selipan Pesan pada cover 
Sebagai penulis pemula tentu belum banyak orang yang mengenal karya sang penulis. Karena itu selipkan pesan pada cover, misalnya. "buku ini edisi cetakan ke 5 " makanya ada tehnik mencetaknya. jika menggunakan self publising, maka cetak jangan terlalu banyak, agar buku tidak mangkrak di lemari. bisa  di cetak per seratus eksemplar. Nah dengan demikian setiap naik cetak kita bisa buat, cetakan kedua, atau cetakan ketiga dan seterusnya. ini namanya strategi dangang, kata Ayah Isa.

Atau jika buku tersebut adalah pemenang dari sebuah lomba, maka bisa dicantumkan pesan pada cover ' buku ini juara I lomba menulis di Mendikbud" misalnya. Atau juga bisa di tulis pesan "buku ini satu dari sembilan buku solo penulis". Nah seperti itu misalnya. Dengan penambahan pesan tersebut, orang akan penasaran.

  • Survey
Sebelum menentukan tema konten, sebaiknya survey dulu dilapangan. Cari tau dulu trend apa yang sedang digandrungi oleh penikmat buku. Jangan asal trulis, tulis lalu terbitkan, bisa bangkrut anda, Ujar suami novelis Asma Nadia ini.
  • Berani beda
Sebagai penulis terkadang sering takut melanggar kaedah penulisan. Padahal aturan itu sah sah saja di langgar. Dengan penulis melanggar aturan kaedah  penulisan tersebut maka akan muncul trand baru yang akhirnya pun bisa menjadi satu trand. Menulis adalah seni. Maka setiap penulis bebas berekspresi, asal bisa dipertanggung jawabkan baik di dunia maupun di akhirat. Gunakan bahasa bahasa yang mampu memukau pembaca, caranya cari sinonim sebuah kata, kalo kosa kata penulis terbatas bisa din gugling.
  • Hati hati serangan Fajar
Penggunaan POV sangat menentukan serangan Fajar pada sebuah tulisan, misalnya jika menggunakan POV 1 biasanya serangan "Aku" akan membanjiri tulisan dalam satu halaman atau bahkan satu paragraf. Begitupun dengan  POV 3 biasanya serangan "nya' akan membanjiri setiap kalimat. Dihilangkan  kata "nya" lalu diganti "itu" maka kata "itu" pula yang akan membanjiri setiap kalimat. Oleh karena itulah disini dibutuhkan jiwa seni sang penulis.

ini buku yang saya beli
ini juga, hihi, belum di baca masih disampul
Lebih kurangnya itu saja poin poin yang disampaikan oleh Ayah Isa, Lalu selebihnya acara kami isi dengan tanya jawab sembari menikmati hidangan yang ada.

Kopdar kali ini memang terasa sedikit berbeda karena ini bukan sekedar kopdar biasa tapi juga ajang bisnis, branding diri dan amal. haha...

Ada mbak Aya yang membawa hijab dagangannya, yang laris manis. Ada juga peserta yang bawa Bros. juga laris manis. Begitupun Ayah Isa yang bawa buku sekoper, juga laris manis. Saya termasuk yang membeli buku buku tersebut. lumayan, Guys beli 3 buku hanya 100 ribu saja. dan buku buku tersebut bisa untuk refrensi belajar menulis.
mbak Anggi menyerahkan buku untuk semua peserta kopdar
 
Mba Anggi juga berpartisipasi dengan bagi bagi buku novelnya, wah asyiknya dapat novel gratis, Alhamdulillah semoga sukses terus ya mbak anggi menerbitkan novel novelnya. Ada juga yang promosi untuk mengisi ceramah, seru deh pokoknya. Acarapun selesai sekitar pukul 13. 30 WIB 

Senang sekali rasanya bertemu dengan orang orang hebat seperti mereka. Jenjang pendidikan, latar belakang bukan masalah untuk kami bersilaturahmi, semua berbaur untuk belajar menambah ilmu.

Sejak kopdar tersebut, Kini WAG duta KBM Jaktim lebih hidup. Kami mulai saling mengkoreksi tulisan masing masing. Semoga kedepannya Duta KBM bisa lebih hidup lagi hingga bermanfaat untuk orang banyak. Aamiin.

Salam



  




16 comments:

  1. Aiih seru banget bisa bertemu langsung juga dengan guru, Pak Isa Alamsyah... Banyak ilmu yg didapat pasti. Akutu pengen bisa bikin novel, cuma ya itu daya imajinasiku yg spertinya kurang liar #halah... Jadi terkesan monoton.

    ReplyDelete
  2. Asyik sekali, belajar langsung dari gurunya dng tatap muka. Belakangan ini saya lebih sering belajar nulisnya online sih. Lbh nyantel tatap langsung, bisa diskusi.
    Semoga ada pertemuan berikutnya ya...

    ReplyDelete
  3. Ini kopdar ala Emak khas banget yak...makannanya banyaaak hahaha
    Tapi pasti dong ilmu segambreng juga dibawa pulang
    Keren pokoknya Ayah Isa dan hadirin kopdarnya:)

    ReplyDelete
  4. Aku punya nih buku "101 Dosa Penulis Pemula"-nya Isa Alamsyah. Dari situ juga aku tahu mengenai serangan "-ku". Makanya kalau aku membaca tulisan yang "-ku"-nya bertebaran, suka ngomong dalam hati.

    "Pasti belum baca bukunya Pak Isa, nih."

    Lanjut latihan nulisnya, yuuuk. Semoga kita sama-sama bisa menelurkan solo ya, Mak. Aamiin.

    ReplyDelete
  5. Wah seru banget yaa mbak kopdarnya. Sayang waktu itu saya yang batal hadir. Hiks. Padahal bakalan Dapet ilmu banyak banget. Eh iya, mbak. cinta laki-laki biasa saya udah nonton filmnya. Masya Allah, sedih, haru Tapi mennginspirasi. Jadi pengen baca Versi novelnya

    ReplyDelete
  6. Keren banget kopdarnya banyak membawa manfaat, dari membentuk panitia, sampai finishing... Apalagi ditemani anak-anak yang bisa ikut berkontribusi, keren banget mbak acaranya. Penasaran sama novelnya juga nih.

    ReplyDelete
  7. Ingin bisa menulis cerpen, biasanya cerpen berhenti setelah berjalan setengahnya...

    ReplyDelete
  8. Waah...asyiknya bisa bertemu sekaligus belajar membuat buku bersama Pak Isa. Selama ini ada dalam satu grup kepenulisan bersama beliau. Banyak sekali ilmu yang bermanfaat tentang kepenulisan.
    Kalau bertemu langsung, pasti seru sekali ya ...

    ReplyDelete
  9. Khasnya emak-emak kayaknya sama semua yah kalo udah ngumpul selain orangnya yang banyak makanannya pun gak kalah banyak hehe pasti banyak diomongin deh kalo udaj kodaran gini. Sharing yang bermanfaat banget mbak sekalian silaturahmi

    ReplyDelete
  10. Wah masyaallah seru banget ya. Pak Isa di kerubutin sama ibu-ibu hihihi. Meski hanya sharing tapi pasti banget ilmunya daging semua. Beliau emang senior penulis ya. Makasih bun sharingnya.

    ReplyDelete
  11. Kereen Mbak konsep kopdarnya; potluck, sharing ilmu, silaturrahmi, bisnis juga jalanan. Mantaap

    ReplyDelete
  12. Keren kalau ada lagi mau dunk mbak ikutan kopdar aku Deket nih dari Bekasi ke Jakarta heee

    ReplyDelete
  13. Seru banget nih, kopdar ilmunya berdaging banget. Btw aku baru tahu ada KBM Jakarta Timur. Mbak Ati malah udah aktif aja. Makin banyak komunitas makin tebel imu dan pengalamannya, Mbak. Maju terus!

    ReplyDelete
  14. Ecieee.. Hobi baru nih. Hehehe

    Aku udah baca yang laki-laki biasa mbak. Menyentuh. Yang buku satunya belum. Mau dong bisikin.

    ReplyDelete
  15. Numpang promo ya Admin^^
    ingin mendapatkan uang banyak dengan cara cepat
    ayo segera bergabung dengan kami di ionqq^^com
    add Whatshapp : +85515373217 || ditunggu ya^^

    ReplyDelete
  16. numpang promote ya min ^^

    Ayo segera bergabung dengan saya di D3W4PK
    hanya dengan minimal deposit 10.000 kalian bisa menangkan uang jutaan rupiah
    ditunggu apa lagi ayo segera bergabung, dan di coba keberuntungannya
    untuk info lebih jelas silahkan di add Whatshapp : +8558778142
    terimakasih ya waktunya ^.^

    ReplyDelete