Workshop Bersama Asma Nadia di Pesona Square Depok




Kamis, 2 Mei 2019 kemarin berlangsung workshop menulis bersama Asma Nadia. acara yang didukung oleh Agung jaya ini, bertempat di pesoan square, Depok.Acara ini juga dihadiri oleh Isa Alamsyah penulis 101 Dosa Penulis Pemula. Rasanya senang sekali saya bisa turut hadir di acara ini, bertemu dengan orang orang hebat seperti mereka.

Apalagi belakangan ini saya mulai tertarik menulis fiksi, dan sedang semangat menuntaskan naskah novel yang sedang saya garap. Ternyata untuk menerbitkan satu novel perdana butuh keberanian dan mental baja, ya, kak?  Banyak ketakutan yang tak beralasan berkelebat di benak saya. Bagaimana kalo novelnya gak ada yang beli? Bagaimana kalo banyak yang mencibir? Duh, pertanyaan ini bikin saya down.

Tapi setelah mendengar langsung penjabarana bunda Asma, ternyata beliaupun dulu saat pertama mulai menulis juga mengalami hal yang sama. Untuk mencapai puncak karirnya saat ini tentu banyak perjuangan yang sudah beliau lewati. Jadi jangan berharap bisa besar kalau tak punya nyali untuk menyelesaiakn setiap tantangan yang menghadang, (ngomomg sama kaca)

Banyak pelajaran yang bisa saya ambil dari pertemuan kemarin, salah satunya, jangan takut untuk mengirim naskah ke penerbit, sebab resiko paling besar adalah, naskah ditolak. padahal ini sudah tahu dari dulu cuma tetap saja ada rasa was was yang membuat saya tidak pernah mau berpikir untuk mengirim naskah ke penerbit. 

Hingga motivasi dari bunda Asma benar benar menyentil rasa enggan ini. Makasih banyak ya bunda Asma motrivasinya dan juga tips tips keren lainnya. walau pertemuan ini hanya sebentar namun memberi efek yang luar biasa untuk saya. Apalagi bisa selfi bareng bunda Asma Nadia cukup menjadi penyemangat saya untuk terus berkarya. dan selalu berpikir positif. 

Workshop ini juga dalam rangka menggalang donasi untuk RBA (Rumah Baca Asma) yang direncanakan berdiri 1000 rumah baca yang tersebar di berbagai daerah. Saat ini sudah ada 257 Rumah Baca Asma dan juga para relawan. Jika sahabat berminat ingin donasi juga, apakah berupa uang ataupun buku buku yang sudah tidak dibaca lagi silakan kepoin akun IG @rbasmanadia.

Bagi peserta yang ikut berpartisipasi, bisa memberi donasi berupa uang seikhlasnya dan akan mendapat satu buah buku Asma Nadia atau bisa juga mendonasikan buku buku yang sudah tidak dibaca lagi. Pendirian RBA ini tercetus karena Bunda Asma teringat masa kecilnya yang sangat ingin membaca namun tidak punya unag untuk membeli buku. Sehingga beliau ingin memfasilitasi orang orang yang yang kurang beruntung agar tetap bisa membaca. Karena membaca adalah jendela dunia.

Baca juga kopdar kbm jakarta timur bersama Isa Alamsyah

Mirip ya haha...

 Saya mendapat buku Surga yang tak dirindu 2 yang ditanda tangani langsung oleh Bunda Asma. Walau buku ini terbit beberapa tahun yang lalu namun tetap saja menarik untuk dibaca.





Bertanyalah pada Ahlinya


Allah berfirman
فَسۡ‍َٔلُوٓاْ أَهۡلَ ٱلذِّكۡرِ إِن كُنتُمۡ لَا تَعۡلَمُونَ
“… maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kalian tidak mengetahui.”
   (an-Nahl: 43)

Acara ini berlangsung selama dua jam. Sebagai penulis pemula yang haus motivasi dan tips, tentu setiap perkataan dari seorang Novelis sekelas Bunda Asma menjadi doping luar biasa bagi saya.  Apalagi penuturannya seringnya beliau mendapat voucher jalan jalan keluar negeri membuat saya terpukau. hebatnya lagi buda Asma dinobatkan sebagai 500 muslimah paling berpengaruh di dunia. Dan masih banyak kisah kisah yang sangat mengispirasi saya. 

Saya terpukau saat buda Asma bilang kalu novel Assalamualaikum Beijing butuh waktu tujuh tahun untuk menyelesaikannya. Dan ia survey langsung ke Beijing. jadi Assalammualaikum Bejing berasa assalammualaikum beijing bukan assalammualaikum Bojong. Kontan saja hadirin tertawa semua. Subhanallah. Pantas sajalah ya, kalau Novel tersebut laris manis. 

Tips Dari Asma Nadia


  • Kirim tulisan ke beberapa penerbit. Jika ada penerbit yang ACC maka segera tarik naskah dari penerbit lain. 
  • Usahakan fotocopy naskah diantar langsung ke penerbit. tujuannya agar bisa kenal lebih dekat pada redaksi atau editor. Sehingga jika naskah di tolak kita bisa langsung menanyakan alasannya. 
  • Menulislah terus hingga naskah selesai. jangan di edit  saat menulis. setelah naskah selesai serahkan pada editor. biarkan editor yang menilai tulisan kita. 
  • Jangan menulis klise.
  • Setiap cerita harus ada konflik. 
  • Jangan mematikan tokoh utamanya.
  • Lakukan survey sebelum menulis. jika tidak bisa datang langsung ke lokasi survey, cukup mencari informasi di google
  Itulah beberapa Tips dari bunda Asma. selesai workshop seluruh peserta foto bersama. Ada beberapa pilihan background yang tersedia diantaranya foto booth, 1000 koleksi gantungan kunci Asma Nadia dari berbagai negara, dan mading pesan. Setelah azan magrib saya dan beberapa teman KBM Jakarta Timur pamit untuk pulang.

15 comments:

  1. Seru juga ya mbak Asma orangnya mulia sekali niatannya. Bersyukur sekali bisa ketemu yaa

    ReplyDelete
  2. Serunya bisa ada dia acara Bunda Asma
    Bunda Asma Nadia sungguh menginspirasi tidak hanya lewat karya tapi juga langkah nyata lewat gerakan RBA
    Semoga bisa punya semangat ya sama ya Mbak dan sukses dengan novel yang sedang dikerjakan:)

    ReplyDelete
  3. Wah tips pertama berbeda dr yang kebanyakan aku dengar. Biasanya kita disarankan kirim ke 1 penerbit aja kan. Sampe ada kepastian misal ditolak baru kirim ke yg lain. Menantang juga tipsnya.

    ReplyDelete
  4. Mbak sunartikacaribu bikin diriku iri huhuuhu.. Saya suka dengan tulisan tulisan nya AsmaNadia. Juga kakaknya, Helfitianarosa. Lagipula kegiatan charity mereka juga oke banget.
    Salut dengan idenya untuk membuat seribu rumah baca yang menjangkau seluruh pelosok negeri. Membaca memang harus digalakkan dengan maksimal.
    Semoga mbak, terus ketularan dengan semangat inapirasi bunda asma nadia. Bisa segera menyelesaikan buku solo, ya mbak

    ReplyDelete
  5. Keren ya mbak, hampir semua keluarga Asma Nadia jago menulis, juga peduli masyarakat, pribadi yang patut diteladani

    ReplyDelete
  6. Wah pasti senang sekali ya Mba bisa langsung hadir dan bertanya pada ahlinya. Saya salah satu penggemar karya Bunda Asma, tulisannya bagus semua.

    ReplyDelete
  7. Makasih untuk sharing tipsnya Mbak. Nah, saya ini termasuk yang gatel ngedit naskah di tengah perjalanan dong... meskipun sudah tahu teorinya tentang larangan ini.PR banget nih

    ReplyDelete
  8. Wah tips dari Bunda Asma beda daripada yg lain ya. Tapi boleh di coba nih. Makasih bun sharingnya.

    ReplyDelete
  9. Wah, habis ini Mbak Narti langsung gas pol nih kayaknya. Udah dapat dopping langsung dari Mbak Asma Nadia, lho. Keren! AKu termasuk pembaca tulisan-tulisan Mbak Asma. Cuma sejak menikah malah jarang karena banyak kisahnya yang melibatkan konflik suami-istri. Sementara mundur dulu cari "aman", hehe

    ReplyDelete
  10. Ih keren bisa foto bareng sama bunda asma.kalau habis ikut workshop kayak gitu pasti semangatnya oke lagi ya mbak

    ReplyDelete
  11. Ngiri abis.. Sya ngefans banget sama bu Asma dan dia salah satu inspirasi sya untuk jadi penulis

    ReplyDelete
  12. Wah keren bisa ikutan acara bareng mb Asma Nadia. Hmmm ada tips tips nya juga. Mksh yaa...jd bisa tahu dan tersulutvjg buat nulis fiksi ...������

    ReplyDelete
  13. Tipsnya memang beda ya, senang banget bisa jumpa Asma Nadia��

    ReplyDelete
  14. Depo 20ribu bisa menang puluhan juta rupiah
    mampir di website ternama I O N Q Q
    paling diminati di Indonesia

    ReplyDelete
  15. numpang promote ya min ^^

    Ayo segera bergabung dengan saya di D3W4PK
    hanya dengan minimal deposit 10.000 kalian bisa menangkan uang jutaan rupiah
    ditunggu apa lagi ayo segera bergabung, dan di coba keberuntungannya
    untuk info lebih jelas silahkan di add Whatshapp : +8558778142
    terimakasih ya waktunya ^.^

    ReplyDelete