Waspada! Gejala Demam Berdarah Dengue (DBD) pada Anak


Apa itu Demam Berdarah?


Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus.
Dimusim penghujan seperti saat ini, kita harus tanggap dan waspada terhadap gejala Demam berdarah terutama pada anak. Walau DBD juga bisa menyerang siapa saja termasuk orang dewasa.

Beberapa minggu lalu si sulung demam tinggi. wajahnya memerah, namun karena dia masih mau makan dan minum saya tidak membawanya ke dokter. saya memberinya obat penurun panas dan membantu mengompres.Setelah tiga hari demamnya turun. Tapi kondisinya tidak seperti biasa, ia lemas dan kepalanya terasa pusing. Akhirnya saya dan suami membawanya ke rumah sakit untuk pemeriksaan laboratorium. Benar saja dugaan kami, trombosit si sulung turun yakni 132 ribu. Dokter pun menganjurkan agar si sulung di rawat di rumah sakit.

Karena Rumah sakit Haji Jakarta Timur saat itu penuh, kamipun mencari Rumah sakit lain. Akhirnya si sulung dirawat di ruang parkit rumah sakit angkatan udara Halim. Hari pertama di rawat trombosit si sulung turun menjadi 105 ribu. Kamipun memberinya ekstra puding, yakni beberapa kaleng susu beruang, madu, sari kurma, dan jus jambu merah. Sambil terus berdoa pada Allah memohon pertolongannya menyembuhkan si silung dari virus Demam berdarah yang sedang menjangkit di Jakarta.

Hari ke dua trombositnya naik kembali yakni menjadi 127 ribu. Maa syaa Allah, rasanya senang sekali. tapi sayang ke esokan harinya trombositnya malah turun lagi  hingga hari kelima 85 ribu. Saya sempat panik, sebab bukan hanya si sulung yang sakit putri saya nomer dua, si bungsu dan ayah nya juga sedang kena flu. jadilah repotnya spesial pake telur, haha...

Gejala Demam Berdarah

sumber: helosehat

Adapun gejala Umum demam berdarah timbul sejak empat sampai tujuh hari setelah gigitan nyamuk, bahkan gejala ini bisa berlangsung selama sepuluh hari. Nah, agar lebih jelasnya, yuk simak gejala umum dari DBD ini ya!

  • Demam tinggi  mencapai 40 derajat celcius.
  • Nyeri kepala sangat hebat
  • Nyeri pada persendian, otot dan tulang. 
  • Nyeri pada bagian belakang mata
  • Tidak nafsu makan
  • Mual dan muntah
  • Pembengkakan kelenjar getah bening
  • Tampak ruam yang timbul setelah dua sampai lima hari setelah demam.
  • Kerusakan pada pembuluh darah dan getah bening.
  • Pendarahan dari hidung, gusi atau di bawah kulit.
Dari sekian banyak gejala demam berdarah, terkadang tidak semua muncul pada penderita, tergantung stadium berapa penyakit tersebut pada pasien. Seperti yang dialami si sulung, hanya ada beberapa gejala yang ia alami yakni, demam tinggi hingga 40 derajat celcius, nyeri pada persendian, dan selera makan menurun. Dokter juga mendiagnosa dengan DBD ringan. karena setelah hari kelima dirawat trombosit si sulung turun menjadi 85 ribu. lalu hari keenam naik kembali menjadi 102 ribu. Karena masa kritis sudah lewat dan trombosit juga sudah di atas 100 reibu. akhirnya dokter mengizinkan kami pulang.

Baca juga Nyawanya tidak terselamatkan pelajar Ini Tewas Digigit Ular Tanah

Cara Penularan Demam Berdarag Dengue (DBD)


Demam berdarah menular melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus yang membawa virus dengue. Nyamuk ini menggigit di pagi dan sore hari. virus akan di bawa oleh nyamuk yang menggigit orang yang sedang terinfeksi lalu menginfeksi orang lain dengan gigitannya.

Orang yang mudah terinfeksi virus ini adalah 
  • Sebelumnya pernah terinfeksi virus dengue.
  • Tinggal atau sering ke daerah tropis.
  • Bayi, Anak anak, lansia dan orang yang memiliki daya tahan tubuh yang lemah.

 Cara Mencegah Demam Berdarah


Sebagai masyarakat, kita dapat mencegah  Demam Berdarah dengan cara :
  • Menguras bak mandi dan tempat penampungan air minimal satu minggu sekali.
  • Menutup rapat tempat penampungan air.
  • Mendaur ulang barang barang yang berpotensi sebagai tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypi
  • Mengatur pencahayaan yang cukup di dalam rumah.
  • Memasang kawat anti nyamuk di setiap ventilasi rumah.
  • Menaburkan bubur larvasida(Abate) ke dalam bak mandi yang sulit dikuras.
  • Menggunakan kelambu saat tidur.
  • Menanam tumbuhan pengusir nyamuk, seperti bunga lavender.
  • Jangan menggantung pakaian.
  • Menggunakan pakaian yang longgar.
  • Menggunakan krim anti nyamuk yang mengandung  N-diethylmetatoluamide (DEET), namun hindari penggunaan DEET pada anak dibawah usia dua tahun.

Kapan harus ke Dokter?

Jika demam selam tiga hari tidak turun, segera ke dokter. Agar segera terdeteksi jika memang terkena gigitan nyamuk Aedes aegypti melalui test laboratorium. Demam Berdarah mudah di obati jika masih stadium ringan. karena itu segeralah tanggap jika anggota keluarga demam lebih dari tiga hari.  







































40 comments:

  1. Aduh kebayang hecticnya ketika si kecil sakit, apalagi demamnya lama. Ngeri. Di tempat saya juga marak DB, mbak. Di kampung saya aja sudah ada empat orang yang dirawat di Rumah Sakit karena DB. Harus telaten betul kasih makan minumnya. Dan yang penting upaya mencegahnya ya, mbak.
    Semoga si kecil lekas sembuh dan sehat kembali seperti sedia kala. Jauh jauh deh dari DB.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, kayaknya emang lagi musim ya. Entah dari mana si kakak dapat virus itu, di lingkungan kami gak ada yang kena padahal.

      Delete
  2. waah saya pernah kena DB pas diperiksa sama dokter umum bilangnya kena tipes.. Untung sama kakak dibawa ke dokter lain, dan ternyata kena DB...

    memang yang paling mudah itu mencegah ya mba.. moga anaknya lekas sembuh ya mba..

    jangan lupa maen ke web saya ya mba www.lexishon.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, kak betul mencegah lebih baik dari pada mengobati

      Delete
  3. Segera tanggap setelah demam tinggi lebih dari 3 hari..setuju sekali ini
    Kita mesti waspada memang ya mbak..apalagi demam ini bisa saja diagnosa kemana mana diantaranya DBD ini
    Semoga sekeluarga diberikan kesehatan ya Mbak..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mbak. Mending cari aman aja, setelah demam tiga hari cek darah kolo kondisinya belum membaik

      Delete
  4. Alhamdulillah nambah ilmu buat jaga klrg biar g kena db.. DB ini emang gmpng2 susah deteksinya.. kadang yg g ngrti nunggu keluar bintik merahx dulu, pdhl g semuax gitu..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mbak, kadang DB itu gak ada bintik merah lgi. Tau tau trombosit turun aja

      Delete
  5. Semoga kita sehat selalu yaa. Apalagi DB katanya ada 4 tipe virus. Jadi walaupun udh pernah kena, bisa kena lago kalo tipe DBnya beda. Duuuh...

    ReplyDelete
    Replies
    1. AaMiin mbak semoga keluarga kita selalu diberi kesehatan

      Delete
  6. Betul mba, kalo demam sudah lebih dari tiga hari, harus tanggap. Penting juga kita mengetahui pencegahannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak betul. Mencegah lebih baik dari pada mengobati

      Delete
  7. Lagi jaman ya emang bun demam berdarah. Tetangga saya kedua anaknya di rawat karena demam berdarah jadi deg2an jg dirumah ada 2 balita takut ketularan, tapi semoga enggak. Selama selalu jaga kebersihan, insyaallah aman ya. Makasih bun sharingnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bun, si kakak juga gak tahu dapat virus dari mana. Dilingkungan kami gak ada yang kena, cuma sikakak doang.

      Delete
  8. Sebelah rumahku 3 orang masuk RS.Mbak. DBD semua. Duh, sempat ketar-ketir akutuh, tapi alhamdulillah stamina anak-anak kuat. Sekarang aku kasih booster vitamin terus biar kondisinya tetap stabil

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, iya mbak perkuat stamina tubuh. Insya Allah terlindungi dari penyakit.

      Delete
  9. Masalah demam berdarah sudah dari dulu, gejalanya juga hampir sama dengan tifus, kadang suka bingung bedakan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mbak. Gejalanya mirip banget sama typoid. Hanya test darah yang bisa mendeteksinya.

      Delete
  10. Sempat panik, ketikan si bungsu menjlang UN SD, terkena DBD, Alhamdulillah cepat sehat dg minum Sari Kurma, Jus jambu merah dan terus dicekoki minum air putih...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masya Allah. Gak kebayang ya bun jika harus susulan UN, alhamdulillah cepat sembuh

      Delete
  11. Bener nih bun kadang gejalanya kayak deman biasa. Demam turun naik yang kadang disepelein padahal sapa tau itu awal terjangkit DBD. Intinya jaga kebersihan lingkungan sekitar yah bun biar terhindar dari DBD ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bun. Setiap orang nggak sama gejalanya tergantung kindisi tubuh dan stadiumnya.

      Delete
  12. Emang benar-benar harus waspada ya mbak terhadap DBD ini. Karena konon Katanya sekarang major DBD tidak hanya berasal dari gigitan nyamuk tapi juga disebabkan oleh virus.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Duh lebih serem lagi ya. Penyakit juga ikut beradaptasi ya

      Delete
  13. Memang harus diwaspadai ketika anak-anak demam dan udah lebih dari 3 hari. Biasaya kalau bukan DBD ya tipes. Duh, ingat anak-anakku yang beberapa kali kena tipes.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama repotnya ya mbak kena tipes dan DB. Bikin parno

      Delete
  14. Dbd ini selalu bikin khawatir, soalnya bahaya banget ha mba. Kemarin si bontot sempet curiga kena dbd karena demam naik turun lebih dari 5 hari. Tapi ternyata negatif, cuma tetep harus dirawat karena dehidrasi, syukurlah segera pulih setelah 4 hari dirawat. Stay safe ya semuaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak. DB ini momok banget saat musim penghujan seperti sekarang ini.

      Delete
  15. Sy pernah kena dbd. Kondisi sedang hamil 8minggu pula. Saat itu sy sedang mengandung anak pertama.

    Ujian yg luar biasa... pertaruhkan nyawa. Antara hidup dan mati deh.

    Pilih sembuh db dan harus selamatkan janin (calon bayi pertama ).
    Atau db terus parah jd fatal dan janin mengalami keguguran.

    Saat itu bikin dilema deh pokoknya.

    Alhamdulillah allah masih sayang dgn kuh.

    Mksih mba... ini attensi yg bisa direkomendasikan ������

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masya Allah. Duh gak kebayang mbak gimana dilemanya. Pasti sedih banget ya. Antara nyembuhin diri sendiri dan nyelamatin calon anak pertama. Hiks semoga kita slalu diberi kesehatan ya mbak.

      Delete
  16. Selama ini kalau ngomongin DBD dan Typhus, gejalanya hampir mirip. Tapi setelah baca artikel ini jadi semakin tau tentang DBD. Semoga anak-anak dan keluarga kita sehat selalu ya bun. Wabah DBD cepat menghilang dari peredaran.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak Types dan DB susah bedain nya, biasanya cuma bisa dideteksi melalui test darah

      Delete
  17. Aku baru aja sembuh dan Kamis kemarin baru keluar dari rumah sakit, sakitnya pun yg lagi mewabah DBD dan typhoid, seisi rumah sakit di UGD sakitnya sama semua :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak. Waktu si kakak dirawat oenyakitnya juga sama kalobgak DB ya tipes. Hiks dilema musim hujan

      Delete
  18. Barusan keponakan masuk rumah sakit karena gejala DB. Duh pasti rada panik ya mbak kalo anak panas gak turun2. Apalagi lebih dari 3 hari. Dan lebih dari 3 haripun ternyata harus dibawa ke rumah Sakit ya. Nah itu kemarin kayaknya salahnya, gak segera dibawa ke dokter. Makasih mbak atas tulisannya ini. :)

    ReplyDelete
  19. Iya mbak.jika cepat ditangani insya Allah pemulihannyapun cepat. Semiga keponakannya cepat sembuh ya.

    ReplyDelete
  20. Demam bisa menjadi indikasi berbagai macam penyakit. Jd memang perlu waspada jika salah satu anggota keluarga terkena demam

    ReplyDelete
  21. Betul kudu waspada dgn gejala sakit panas yg dialami lbh dari 3 hari. Mending periksa sedini mungkin. DBD kudu dicegah sesegera mgkin y mb...smg cept smbuh y keponaknnya

    ReplyDelete
  22. Kebayang mbak repotnya kalo anak lagi sakit, apalagi paksu ikutan sakit.
    Aku dulu juga punya pengalaman anak kena DBD, waktu mereka masih SD. Pertama kakaknya yg sakit, opname, eh adiknya ikut kena gejala DBD. Akhirnya semua pindah tidur di rumah sakit.

    ReplyDelete
  23. Huaaa ... Kebayang deh kalau sakitnya rombongan begitu. Orangtua memang nggak perlu langsung panik saat anaknya demam. Tapi sebisa mungkin sudah ditangani entah dengan kompres, dibaluri minyak, atau minum madu. Jangan sampai dibiarkan dan menjadi berkepanjangan hingga lewat dari tiga hari. Sehat-sehat kan ya sekarang semuanya?

    ReplyDelete